=====================================================================================
s o u n d s   p r o j e c t 
=====================================================================================
 
1. s w a r a l u s
sounds project
................................
Anda dapat mendengarkan langsung hasil contoh karya dalam SWARALUS dengan menekan judul karya di bawah ini;

I M P R O V I S A S I   # 1
female voice alone
Ika S. Wahyuningsih, soprano

I M P R O V I S A S I   # 2
flute alone
Arry Sulistiyanto, flute

Wokrs for Tape/ CD #1
S i l e n t   S p e a k
Chistanto Atmaja


Wokrs for Tape/ CD #2
P e r a l i h a n   W a k t u
Denny Kusuma

rebab, saron & tape/ CD
D i   D e k a t   K i t a
Verita Shalavita

Chamber work
I n s i g n i f i c a n t   C e n t 
composed by Diecky Indrapraja
for flute (amplified), electric guitar and synthesizer
Diecky Indrapraja, synthesizer
Arry Sulistiyanto, flute
Son 111 Puma, electric guitar


=====================================================================================
2. m b a r a n g
................................
 
Ada satu kelompok pemusik jalanan yang merantau dari Cilacap ke Yogyakarta yang agak unik, mereka menyajikan musik dalam formasi trio dengan instrumentasi; kendang, icik-icik, dua buah bende (laras 6 dan 2) dan tentu saja disertai nyanyian. Lagu mereka menyayikan lagu-lagu yang sedang "misuwur"/ terkenal alla anak muda mutakhir.

Ini mungkin perpaduan yang agak ganjil antara lagu pop yang di iringi dengan bahasa musik lokal (Cilacap?), namun pada kenyataanya mereka bisa mengemasnya menjadi musik cepat saji yang cukup menghibur siapa saja yang mendengarnya.

Fakta musik gaya "wong mbarang" saat ini juga dapat disimak pola bentuk interaksi mereka terhadap situasi sosial, materi musikal, gaya, karakter dan efektifitasnya yang tentusaja ini menjadi kekayaan kehidupan musikal di sekitar kita.

P e l a n g i   d i  M a t a m u
pemain;
Bagol, Ciwel, Gogon

kendang, 2 bende, nyanyi & icik-icik
(direkam oleh tim Soundarchamt)

=====================================================================================
 
3. k o s a  s w a r a
................................
 
A d z a n berkumandang 5 waktu dalam satu putaran hari sebagai penanda untuk bersholat bagi umat muslim yang dikumandangkan di setiap surau dan masjid. Anda bisa membayangkan apabila setiap kampung di kota mempunyai surau dan masjid, dimana biasanya secara geografis kota itu merupakan pemukiman padat. Apabila setiap surau dan masjid menumandangkan adzan dalam waktu yang hampir bertepatan apa yang akan muncul sebagai konsekwensinya.....?.

Gejala yang mencuat dalam 7 tahun terakhir di setiap surau dan masjid memiliki pengeras suara. Biasanya mereka mempunyai 4 buah pengeras suara yang di pasang sesuai dengan 4 penjuru mata angin, dan di letakkan di tempat yang paling tinggi (ada juga yang dibuatkan tiang secara mandiri).

Sekali lagi ini menarik jika kita lihat sebagai gejala eksistensi panorama bunyi di sekitar lingkungan kita. Jika dicermati Adzan serempak ini sebagai obyek bunyi murni, kita akan melihat adanya sebauh tekstur alami dari rajutan sebuah peristiwa bunyi. hal ini sebagaimana tumbuhnya poster-poster iklan di jalan-jalan, warna cat pagar, arsitektur bangunan, memedi sawah, dan obyek-obyek yang ada di sekeliling kita baik itu kita sadari keberadaanya maupun tidak.

Coba simak Tumbukan Adzan Subuh ini. Direkam disekitar pemukiman padat kampung Keparakan Lor, MG I Yogyakarta.  Selamat menikmati.......

(direkam oleh tim Soundarchamt)
=====================================================================================
 
c a t a t a n :
direkam langsung di Situs Kriya, Jogja National Museum 29 Sept 2008. Publikasi karya/ permainan musik yang ada dalam proyek SWARALUS sepenuhnya menjadi hak dari Art Music Today atas ijin dari komponis dan penyaji yang terlibat dalam proyek ini.

Bagi saudara yang berminat untuk mendengarkan karya/ dokumentasi suara dipersilahkan menekan pada judul karya, dan bagi yang mengunduh mohon untuk sudi memberikan komentar/ kritik / saran ke email kami artmusictoday@musician.org
sebagai bentuk respon positif dari publik kepada seniman yang terlibat.
 
============================================================================
Make a Free Website with Yola.